Jumat, 04 November 2011

Osteoporosis



Osteoporosis atau keropos tulang adalah keadaan dimana tulang menjadi keropos, rapuh dan mudah patah. Penderita osteoporosis dicirikan dengan tubuh yang bungkuk atau bengkok. Namun sebenarnya tidak selalu demikian, banyak orang yang sudah mulai menderita osteoporosis tetapi tidak terlihat dari luar. Penderita osteoporosis biasanya merasakan linu-linu dan sakit terutama ketika melakukan pergerakan anggota tubuhnya. Itu sebabnya gejala-gejala yang harus diwaspadai sebagai awal osteoporosis adalah rasa pegal, linu-linu dan nyeri tulang terutama pada bagian punggung dan pinggang. Akibat dari osteoporosis, orang akan mudah mengalami fraktur atau patah tulang spontan, terutama pada pergelangan tangan, pinggul dan tulang belakang.
penyebab osteoporosis:
1.    Osteoporosis postmenopausal terjadi karena kekurangan estrogen (hormon utama pada wanita), yang membantu mengatur pengangkutan kalsium ke dalam tulang pada wanita.Biasanya gejala timbul pada wanita yang berusia di antara 51-75 tahun, tetapi bisa mulai muncul lebih cepat ataupun lebih lambat.
2.   Osteoporosis senilis kemungkinan karena kekurangan kalsium yang berhubungan dengan usia dan ketidakseimbangan diantara kecepatan hancurnya tulang dan pembentukan tulang yang baru. Senilis berarti bahwa keadaan ini hanya terjadi pada usia lanjut. Penyakit ini biasanya terjadi pada usia diatas 70 tahun dan 2 kali lebih sering menyerang wanita. Wanita seringkali menderita osteoporosis senilis dan postmenopausal.
3.   Osteoporosis sekunder bisa disebabkan oleh gagal ginjal kronis dan kelainan hormonal (terutama tiroid, paratiroid dan adrenal) dan obat-obatan (misalnya kortikosteroid, barbiturat, anti-kejang dan hormon tiroid yang berlebihan). Pemakaian alkohol yang berlebihan dan merokok bisa memperburuk keadaan osteoporosis.
4.   Osteoporosis juvenil idiopatik merupakan jenis osteoporosis yang dapat terjadi pada anak-anak dan dewasa muda yang memiliki kadar dan fungsi hormon yang normal, kadar vitamin yang normal dan tidak memiliki penyebab yang jelas dari rapuhnya tulang.




Faktor Osteoporosis
A.  Wanita
Osteoporosis lebih banyak terjadi pada wanita. Disebabkan karena pengaruh hormon estrogen yang mulai menurun kadarnya dalam tubuh sejak usia 35 tahun. Selain itu, wanita pun mengalami menopause yang dapat terjadi pada usia 45 tahun.
B.  Usia
Seiring dengan pertambahan usia, fungsi organ tubuh justru menurun. Pada usia 75-85 tahun, wanita memiliki risiko 2 kali lipat dibandingkan pria dalam mengalami kehilangan tulang trabekular karena proses penuaan, penyerapan kalsium menurun dan fungsi hormon paratiroid meningkat.
C.   Ras/Suku
Ras kulit putih atau keturunan asia memiliki risiko terbesar. Hal ini disebabkan karena secara umum konsumsi kalsium wanita asia rendah.
D.  Keturunan Penderita osteoporosis
Jika ada anggota keluarga yang menderita osteoporosis, maka berhati-hatilah. Osteoporosis menyerang penderita dengan karakteristik tulang tertentu. Seperti kesamaan perawakan dan bentuk tulang tubuh. Itu artinya dalam garis keluarga pasti punya struktur genetik tulang yang sama.
E.   Gaya Hidup Kurang Baik
1.  Konsumsi daging merah dan minuman bersoda, karena keduanya mengandung fosfor yang merangsang pembentukan horman parathyroid, penyebab pelepasan kalsium dari dalam darah.
2.  Minuman berkafein dan beralkohol juga dapat menimbulkan tulang keropos, rapuh dan rusak. Karena kafein lebih banyak mengandung kalsium, dan kalsium itu berasal dari proses pembentukan tulang. Selain itu kafein dan alkohol bersifat toksin yang menghambat proses pembentukan massa tulang (osteoblas).
3.  Malas Olahraga
Wanita yang malas bergerak atau olahraga akan terhambat proses osteoblasnya (proses pembentukan massa tulang). Selain itu kepadatan massa tulang akan berkurang. Semakin banyak gerak dan olahraga maka otot akan memacu tulang untuk membentuk massa.
4. Merokok
Perokok sangat rentan terkena osteoporosis, karena zat nikotin di dalamnya mempercepat penyerapan tulang. Selain itu nikotin juga membuat kadar dan aktivitas hormon estrogen dalam tubuh berkurang sehingga susunan-susunan sel tulang tidak kuat dalam menghadapi proses pelapukan.
Disamping itu, rokok juga dapat membuat penghisapnya mengalami hipertensi, penyakit jantung, dan tersumbatnya aliran darah ke seluruh tubuh. Kalau darah sudah tersumbat, maka proses pembentukan tulang sulit terjadi. Jadi, nikotin jelas menyebabkan osteoporosis baik secara langsung tidak langsung. Saat masih berusia muda, efek nikotin pada tulang memang tidak akan terasa karena proses pembentuk tulang masih terus terjadi. Namun, saat melewati umur 35, efek rokok pada tulang akan mulai terasa, karena proses pembentukan pada umur tersebut sudah berhenti.
F.   Kurang Kalsium
Jika kalsium tubuh kurang maka tubuh akan mengeluarkan hormon yang akan mengambil kalsium dari bagian tubuh lain, termasuk yang ada di tulang.
G.  Mengkonsumsi Obat
Obat kortikosteroid yang sering digunakan sebagai anti peradangan pada penyakit asma dan alergi ternyata menyebabkan risiko penyakit osteoporosis. Jika sering dikonsumsi dalam jumlah tinggi akan mengurangi massa tulang. Karena  kortikosteroid dapat menghambat proses osteoblas. Selain itu, obat heparin dan anti kejang juga menyebabkan penyakit osteoporosis. Konsultasikan ke dokter sebelum mengkonsumsi obat jenis ini agar dosisnya tepat dan tidak merugikan tulang.
H.  Kurus dan Mungil
Perawakan kurus dan mungil memiliki bobot tubuh cenderung ringan misal kurang dari 57 kg, padahal tulang akan giat membentuk sel asal ditekan oleh bobot yang berat. Karena posisi tulang menyangga bobot maka tulang akan terangsang untuk membentuk massa pada area tersebut, terutama pada derah pinggul dan panggul. Jika bobot tubuh ringan maka massa tulang cenderung kurang terbentuk sempurna.


Osteophorosis
Definisi Osteophorosis
Osteoporosis adalah suatu penyakit kelainan pada tulang yang ditandai dengan berkurangnya massa tulang, kerusakan tubuh atau arsitektur tulang sehingga tulang mudah patah. Osteoporosis adalah penyakit degeneratif yaitu suatu penyakit yang berhubungan dengan usia. Tapi osteoporosis bisa dihindari atau dicegah agar jangan terjadi akibat yang lebih fatal yaitu patah tulang.. Berikut ini adalah gambar tulang yang terkena osteoporosis dan tulang normal :
Patogenesis / Terjadinya Osteoporosis
Secara normal di tubuh kita terjadi suatu tahapan yang disebut remodeling tulang, yaitu suatu proses pergantian tulang yang sudah tua untuk diganti dengan tulang yang baru. Hal ini sudah terjadi pada saat pembentukan tulang mulai berlangsung sampai selama kita hidup.
Proses Remodelling tulang tersebut dapat digambarkan seperti gambar dibawah ini:
Setiap saat terjadi remodeling tulang di tulang manusia. Proses remodeling ini dimulai dengan terjadinya resorpsi atau penyerapan atau penarikan tulang oleh sel tulang yaitu osteoklas, kemudian tulang yang sudah diserap itu tadi akan diisi oleh tulang yang baru dengan bantuan sel tulang yang bernama osteoblas. Kejadian ini adalah suatu keadaan yang normal, dimana pada saat proses pembentukan tulang sampai umur 30 – 35 tahun, jumlah tulang yang diserap atau diresorpsi sama dengan jumlah tulang baru yang mengisi atau menggantikan sehingga terbentuk puncak masa tulang, tapi setelah berumur 35 tahun keadaan ini tidak berjalan dengan seimbang lagi dimana jumlah tulang yang diserap lebih besar dari jumlah tulang baru yang menggantikan. Hal inilah yang mengakibatkan terjadinya penurunan massa tulang yang berakibat pada osteoporosis .Perubahan Fisik yang terjadi karena Osteoporosis dapat dilihat pada gambaran di bawah ini :
Bagian tubuh yang sering terkena osteoporosis adalah :
1. Tulang Punggung
2. Tulang jari tangan
3. Tulang pangkal paha
8
Faktor Penyebab Osteoporosis
Ada beberapa faktor yang menjadi penyebab atau faktor–faktor yang
beresiko terkena osteoporosis, antara lain :
• Wanita, wanita lebih beresiko terhadap pria
• Berusia di atas 50 tahun
• Post menopause
• Kekurangan hormon estrogen
• Mengalami pengangkatan rahim / ovarium
• Kurang kalsium
• Kurang sinar matahari dan kurang vit. D
• Kurang aktifitas fisik
• Histori keluarga ada yang osteoporosis
• Perawakan kurus, tulang kecil
• Orang asia lebih beresiko dibanding orang eropa
• Perokok
• Peminum kopi dan cola / minuman bersoda
• Peminum alcohol
• Pengguna obat–obatan seperti Kortison, Prednison, Anti konvulsan, hormon tiroid
Menurut Penelitian : 24 % dari Wanita umur 40–59 tahun sudah mengalami osteoporosis dan 62 % dari wanita berumur 60 – 70 tahun mengalami osteoporosis. Wanita lebih beresiko terkena osteoporosis dibanding pria karena Wanita memiliki hormon estrogen yang dihasilkan setiap mengalami siklus menstruasi, dimana hormon ini merupakan suatu hormon yang berfungsi sebagai pelindung tulang. Jadi bagi wanita yang mengalami gangguan siklus haid beresiko mengalami osteoporosis. Bila wanita mengalami menepouse yaitu suatu fase dimana wanita sudah tidak bisa haid lagi, maka hormon estrogen sama sekali tidak bisa dihasilkan. Hal ini akan mengakibatkan tidak adanya hormon yang melindungi tulang, sehingga tulang mudah patah.
9
Gejala-Gejala Osteoporosis
1.    Adanya nyeri di tulang belakang, pergelangan tangan, pangkal paha
2.   Adanya nyeri dan rasa sakit pada tulang leher
3.   Adanya kecenderungan penurunan tinggi badan
4.   Postur tubuh kelihatan memendek


Akibat dari Osteoporosis
1.    Nyeri pada tulang
2.   Tubuh makin lama makin memendek (bungkuk)
3.   Tulang menjadi mudah patah
4.   Biaya perawatan besar
5.   Kecacatan
6.   Ketergantungan pada orang lain
7.   Kualitas hidup menurun
8.   Kematian


Deteksi Dini Osteoporosis
Karena osteoporosis merupakan suatu penyakit yang tidak diawali dengan gejala, maka langkah yang paling penting dalam mencegah dan mengobati osteoporosis adalah dengan pemeriksaan secara dini untuk mengetahui apakah kita sudah terkena atau belum osteoporosis, sehingga dari pemeriksaan ini, kita akan tahu langkah selanjutnya.
Ada tiga cara pemeriksaan dini osteoporosis:

1. Densitometry : pemeriksaan mengukur massa tulang
2. Laboratorium
3. Radiologi

Pada pengukuran dengan alat DENSITOMETRY, pasien akan diukur BMDnya. BMD itu adalah ukuran kepadatan tulang. Angka BMD –1 sampai Positif termasuk NORMAL Angka BMD –1 s.d –2,5 termasuk OSTEOPENIA.
Angka BMD dibawah –2,5 termasuk osteoporosis. Dari pengukuran BMD ini kita bisa mengantisipasi untuk hal – hal yang lebih parah dengan prinsip: 

1.    Bila BMD kita NORMAL, maka usaha yang kita lakukan adalah mempertahankan agar tetap NORMAL
2.   Bila BMD kita OSTEOPENIA, kita harus terapi atau obati agar menjadi NORMAL
3.   Bila BMD kita osteoporosis, kita harus obati agar jangan menjadi parah yang bisa mengakibatkan tulang patah

Pencegahan osteoporosis
1.    Kalsium yang cukup, kira-kira 800–1200 mg per hari
2.   Vitamin D3 yang cukup Kalsium dan Vit. D3 bisa didapatkan dari bahan makanan tapi untuk lebih praktis dan dengan dosis yang tepat, di pasaran sudah beredar EPOCALDI dengan kalsium dan Vit.D3
3.   Olah raga yang teratur
4.   Hindari merokok, minuman alkohol dan kafein (kopi)
5.   Melakukan pemeriksaan tulang untuk mengetahui osteporosis secara dini.


Jumat, 28 Oktober 2011

e-book dalam bidang pendidikan





Pengolahan informasi dan pendistribusian melalui jaringan telekomunikasi membuka banyak peluang untuk dimanfaatkan di berbagai bidang kehidupan manusia, termasuk salah satunya bidang pendidikan. Ide untuk menggunakan mesin-belajar, membuat simulasi proses-proses yang rumit, animasi proses-proses yang sulit dideskripsikan sangat menarik minat praktisi pembelajaran. Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin mutakhir, tentu kemudian muncul berbagai macam inovasi baru yang menyesuaikan dengan kemajuan teknologi tersebut. Misalkan e-book  merupakan salah satu teknologi yang memanfaatkan komputer untuk menayangkan informasi multimedia dalam bentuk yang ringkas dan dinamis. Dalam sebuah e-book dapat diintegrasikan dalam tayangan suara, grafik, gambar, animasi, maupun movie sehingga informasi yang di sajikan lebih inovatif di bandingkan dengan buku konvensial. Terdapat berbagai format buku elektronik yang populer, antara lain adalah teks polos, pdf,  jpeg, lit dan html.
Dengan teknologi ini, ratusan buku dapat disimpan dalam satu keping CD  yang mempunyai kapasitas sekitar 700MB, DVD  yang mempunyai kapasitas berkisar 4,7  -  8,5 GB maupun flashdisk  saat ini kapasitas yang tersedia sampai 16 GB . Bentuk yang lebih kompleks dan memerlukan rancangan yang lebih cermat misalnya pada Microsoft Encarta dan Encyclopedia Britannica yang merupakan ensiklopedi dalam format multimedia.




Berikut ini adalah beberapa contoh dari buku elektronik yaitu :
1.        Buku Sekolah Elektronik (BSE) yang dibuka oleh Departemen Pendidikan Nasional. BSE merupakan buku elektronik yang mempunyai lisensi terbuka meliputi buku teks mulai dari tingkatan dasar sampai lanjut.
2.        Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia juga menyediakan sarana dengan nama BUKU-e. Selain untuk buku-buku ilmiah, BUKU-e LIPI juga ditujukan untuk buku 'pembelajaran ilmiah', seperti diktat, buku teks, dll. Termasuk buku-buku BSE juga di-mirror di BUKU-e LIPI.
3.       http://www.scribd.com
5.       http://ebook-id.com/ ,dll

Sabtu, 15 Oktober 2011

berawal dari hobi .......




Miki Tikus  atau yang lebih di kenal dengan  Mickey Mouse merupakan karakter kartun yang menjadi ikon bagi The Walt Disney Company. Mickey Mouse diciptakan oleh Ub Iwerks pada tahun 1920-an. Miki Tikus telah berkembang dari sekedar tokoh animasi menjadi salah satu simbol yang terkenal di dunia. Dalam beberapa kartun Miki awal, suaranya diisi oleh Walt Disney sendiri.
Sekarang kartun Mickey Mouse sendiri telah menjadi koleksi mulai dari boneka mickey mouse, baju, bantal, sendal, gantungan baju, tas, dll.




















bisnis yang berawal dari hobi




Jam tangan merupakan penunjuk waktu yang dipakai di pergelangan tangan manusia. Jam tangan (arloji) elektrik pertama kali diperkenalkan pada tahun 1957 diLancaster, Pennsylvania, Amerika Serikat oleh Hamilton Watch Company. sejak tahun 1946 sudah dimulai Penelitian untuk menghasilkan arloji elektrik ,  Namun pada tahun 1969, Hamilton Electric Obsolete menghentikan produksi nya karena telah menemukan teknologi yang lebih canggih sesuai dengan kemajuan zaman.
Di zaman sekarang ini banyak sekali jenis jam tangan (arloji) yang di kumpulkan karena jenis nya yang bermacam-macam. Dan dari hobi menggumpulkan arloji  kita pun dapat berbisnis arloji dengan menggunakan teknologi seperti internet atau pun di edarkan secara manual seperti kita menjual nya di toko atau dari mulut ke mulut.